Postingan

Ketika Aku Tak Mengenali Lagi Siapa Diriku Kini

Gambar
Cahaya, aku menunggumu di tengah kegelapan.. Kapankah kau akan datang menggamitku untuk keluar dari lorong gelap ini? Aku menunggumu dalam kesendirian yang hampir membunuhku.... Ya Allah Dari lubuk hatiku yang terdalam Sungguh aku ingin meminta maaf kepadaMu Atas semua dosa yang aku lakukan Baik secara sengaja maupun tak sengaja Ya Rabb, beberapa hari terakhir, aku seakan kembali ke dalam lubang hitam yang menjeratku untuk melupakanMu. Aku tersesat pada persimpangan hidup yang ku rasa sangat berat. Aku ingin bangkit, tapi rasanya sulit, sangat sulit. Aku bagaikan berada di sebuah hutan tanpa penerangan bulanMu sama sekali. Gelap, pekat. Aku merasakan semua itu dengan kesadaran yang penuh. Bahkan mungkin aku mengukir dosa itu dengan sengaja. Namun aku sendiri pun tak mengerti apa yang menyebabkan diriku membiarkan dibelenggu oleh sebuah kesenangan semu yang nanti akan aku pertanggungjawabkan di akhirat. Seakan aku tak mampu mengenali diriku sendiri. Astaghfirullah. Aku sel...

Sesuatuuuu..... *Hwahahaha

Gambar
Ayo Syahrini.... Action..... Sesuatuuu sesuatu..... Hihihihihihihihi Kali ini aku ingin berbagi tentang sesuatu Sesuatu yang mampu membuatku tertawa Sesuatu yang sangat ampuh pula membuatku menangis Pokoknya sesuatu ^_^ *Diiringi lagunya Syahrini…. SESUATU Sesuatu, yang awalnya membuatku sangat bahagia. Walau aku menyadarinya setelah tiga tahun berlalu. Sesuatu tersebut membuat hidupku berubah, sangat drastis. Kadang aku tersenyum sendiri. Kadang pula aku tersipu malu dalam kesendirianku. Tersipu membayangkan sesuatu yang terjadi denganku saat itu. Suatu kebersamaan yang sangat berharga dan tak akan terlupakan, walau aku sendiri ingin melupakannya. Namun setelah kesadaranku benar-benar 100% merasakan sesuatu tersebut, perlahan perasaan bersalah menelusup dalam relung hatiku. Hal ini bagaikan duri yang menusuk daging, sakitnya tak terasa namun sangat membekas di kemudian hari. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya aku pun memutuskan terhadap sesuatu yang aku rasakan ters...

Akulah yang KAU SAKITI

Gambar
Akulah yang kau sakiti.... Tanpa kau sadari, kau telah mencabik hati ini....   AKU YANG TERSAKITI By: Judika Pernahkah kau merasa Jarak antara kita Kini smakin terasa Setelah kau kenal dia Aku tiada percaya Teganya kau putuskan Indahnya cinta kita Yang tak ingin ku akhiri Kau pergi tinggalkanku Tak pernah kah kau sadari Akulah yang kau sakiti Engkau pergi dengan janjimu Yang telah kau ingkari Oh Tuhan tolonglah aku Hapuskan rasa cintaku Aku pun ingin bahagia Walau tak bersama dia Memang takkan mudah Bagiku tuk lupakan segalanya Aku pergi untuk dia *************************** Aku pun ingin bahagia walau tak bersama dia… Satu kalimat yang mampu menggetarkan hatiku. Satu kalimat yang mampu mengguncangkan diriku dengan hebatnya. Satu kalimat yang mampu menghentakku agar aku tersadar untuk membuka mata dengan sangat lebar. Satu kalimat yang mampu membuat masa depanku sedikit terlihat cerah setelah sesuatu yang menimpaku. Aku sangat mengerti, bahkan sangat paham. Bahwa kini dirinya te...

Lagi, Lagi, dan Lagi...

Gambar
Ke manakah ku harus melangkah? Tuntun aku dalam tiap langkahku ya Rabbi... Ya Allah…… Lagi-lagi aku dihadapkan pada sebuah pilihan. Entah kenapa, dari dulu, memilih adalah hal yang paling aku hindari. Bukan karena aku tak menyukainya, tapi lebih karena aku belum berani untuk mengambil sebuah keputusan dengan keyakinan lebih. Entahlah, dari dulu, aku selalu lemah dalam hal yang satu ini. Dalam setiap perjalanan hidupku ketika aku harus memilih, aku selalu meminta pendapat orang lain. Pendapat Allah pun iya. Tapi, entah kenapa pula akhir-akhir ini aku merasa hatiku kotor. Aku merasa jauh dari Allah, hingga aku tak mampu membedakan mana bisikanNya dan mana bisikan setan.  Ya Rabb, sungguh aku merasa, akhir-akhir ini aku bukanlah hamba yang baik. Aku bukanlah hamba yang patut Engkau sayang, tapi ternyata kasih sayangMu selalu ada untukku. Ketika aku pulang malam kemarin, Engkau menjagaku dengan penuh kasih sayang selama perjalanan. Tak ada halangan yang menimpaku selama perjalan...

Sahabat dan Cinta part II

Gambar
Menyambung edisi sebelumnya… Tentang sahabat dan cinta. Dalam episode kali ini, aku akan mencoba untuk merangkai kedua kata itu dengan pendapatku sendiri. Tulisan ini duniaku, jadi ketika Anda merasa saya salah, mungkin memang pendapat kita berbeda. Bukankah perbedaan itu yang akan menjadi pelangi dalam kehidupan kita? Hambar hidup tanpa pelangi, sehambar sayur tanpa garam yang asin. ============================== Di sini, aku selalu merindukan kalian..... Sahabatku.... Sahabat dan cinta, dua kata yang selama ini mampu membuat aku menangis. Ralat, bukan selama ini, karena sungguh akhir-akhir ini aku tak pernah memikirkan kedua kata itu secara bersamaan. Akhir-akhir ini aku hanya memikirkan sahabat, tepatnya lima orang sahabat dalam kehidupanku. Mereka semua pun terpisah. Tiga orang di Surabaya, satu orang di Majalengka, dan satu orang nomaden antara Surabaya dan Tulungagung (hahahaha… peace ya yang aku maksudkan disini). Dua kata yang dahsyat itu pernah aku pikirkan secara b...

TETESAN itu....

Gambar
Menangislah karena dosa yang telah diperbuat... Menangislah karena permasalahan yang kompleks... Namun menangislah hanya kepada Allah di saat yang tepat, di kemesraan yang selalu kau jaga pada tiap malamnya... Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengekspresikan apa yang sedang dirasa. Menangis, tertawa, berteriak, tidur, menyendiri, dan masih banyak lagi, adalah kegiatan yang tidak sadar sering kita lakukan ketika kita sedang merasakan kondisi tertentu dalam hidup kita. Untuk kali ini, aku ingin menitikberatkan pada kondisi ketika kita mendapatkan masalah. Masalah akan selalu datang sepaket dengan solusinya. Itu yang diyakini oleh orang-orang yang optimis, percaya kepada Allah, dan orang-orang yang menikmati hidup. Namun dalam praktiknya, manusia akan berada pada satu titik jenuh yang mengakibatkan dirinya harus berekspresi terhadap masalah yang sedang dihadapinya. Contohnya aku sendiri, ekspresi yang sering lakukan adalah: menangis dan menulis. Terkadang dua kegiatan ini sering...

Bapak, Aku Rindu......

SENANDUNG RINDU AYAH (by: Djay Lazuardi) Teringat indah senandungmu Tenangkan aku di dekapmu Kidungkan lagu alun merdu Dengan dzikir tak henti batinmu Lambaian kisah masa lalu Tatkala ayah bersamaku Sejukkan luka hati biru Senandungkan kidung relung kalbu Rindu ayah daku padamu Rindu suara rindu hangatmu Rindu ayah daku padamu Rindu suara rindu senandungmu Ya Allah masa-masa itu Biar tetap bersama langkahku Susuri nikmat ujianMu Tetap syukur hanya kepadaMu Dengan cintaMu Allah bahagiakan ayah Dengan rahmatMu Allah ampunkan ayahku Dengan cintaMu Allah Ku relakan dia bersamamu Bersama hembusan angin Di terik panas mentari Di tengah gulita malam Tak henti doakanmu ayah Tak henti rindukanmu ayah......... *Ku ingin menuliskan sebait gelora rinduku padamu dengan iringan lagu dengan syair yang sangat pilu itu Apa kabar bapak di sana ya Allah? Semoga beliau baik-baik saja. Aku yakin, Engkau akan menjaganya dengan penjagaan terbaik yang pernah ada. Bapak, sungg...

Tragedi Jilbab Tahun 2006

Gambar
Uji Ketakutan... Manakah yang lebih kalian takuti di dunia ini? ALLAH atau ATURAN MANUSIA? Ini adalah hari pertama Fithri memasuki sekolah tingkat SMA. Memang dia memasuki sekolah negeri, namun bukan sekolah negeri ini yang diinginkannya. Ia melangkah berat dengan hati menggerutu keras, walau hanya dirinya yang tahu. Dua tahun pun berselang, Fithri mulai untuk menikmati keputusan Allah dengan memilihkannya bersekolah disini. Hanya satu yang diyakininya saat itu, bahwa Allah tak pernah salah dalam mengambil keputusan. Dia juga meyakini bahwa akan selalu ada rahasia dibalik rahasia. Dia meyakini akan ada hikmah besar yang akan diambilnya di sekolah ini. Hanya satu yang diinginkannya, bahwa masa SMA ini merupakan masa terindah yang tak akan pernah ia lupakan sepanjang hidupnya. Dari keyakinan dan usahanya untuk selalu berpikir positif, ternyata Allah mendengar dan mengabulkannya. Perjuangannya yang sangat manis dimulai saat akhir kelas 3, saat akan melakukan foto ijazah. Perjuang...

Sweet Memories...

Gambar
For this page, i will show you about some pictures what will make you happy, because you will see me on there.... (*episode narsis)  Foto paling gak jelas, walau ceritanya jelas. Hihihi... Ini foto pas LAMDA 1 di kampus Unair tercinta. Masih polos-polosnya sebagai mahasiswa.  Ahhh... Ini kenangan saat LAMDA 2 di PP Roudhotul Jannah Pacet... Kebersamaan yang luar biasa, didikan yang sangat berarti hingga membuat aku menjadi seperti sekarang ini... Kangen sama mbak2 pendahulu JIMM yang awal ku kenal saat menginjakkan kaki di bumi Airlangga. Kangen mbak.... Semoga Allah senantiasa menjaga kalian dimanapun kalian berada. Ana disini akan selalu mengingat setiap detik keindahan yang pernah kita rasakan.. Sepekan penuh makna. Mungkin itulah kata yang tepat ketika melihat foto ini. Sungguh mengenal sekaligus langsung bekerja sama dengan kalian selama satu pekan di pekan kedua bulan Desember tahun 2011 kemarin, tak akan pernah aku lupa. Walau ukhuwah baru terjalin sepekan, in...

Bekerja Bekerja Bekerja.... Haha

Gambar
Itukah proses hidup kita? Sekarang berada di manakah kita? Semoga di level tengah yaitu bekerja dalam rangka beribadah... Bekerja, satu kata beribu makna. Ada yang memaknai pekerjaan sebagai sesuatu yang menghasilkan uang. Ada yang memaknai pekerjaan sebagai sesuatu untuk menghabiskan waktu. Ada pula yang memaknainya sebagai tempat berinteraksi, tempat belajar, tempat mencari jodoh, dan masih banyak lagi. Namun hanya sedikit orang yang memaknai pekerjaan sebagai ibadah.  Penjabaran tentang memaknai pekerjaan sebagai ibadah, akan aku bahas menurut sudut pandangku sendiri. Sudut pandang seorang pekerja yang masih harus banyak belajar. Sudut pandang seorang hamba Allah yang penuh dengan lumuran dosa namun ingin tetap beribadah.  Bekerja adalah sebuah aktivitas rutin yang akan dilakukan seseorang dengan tujuan individu yang berbeda-beda. Bekerja dinilai ibadah jika kita bekerja ikhlas hanya mengharap ridlo dan rahmat Allah karena kita telah membantu orang lain, berinteraks...

Satu Berita Lagi tentang Presiden Ideal yang Selalu Membuatku Kagum

Gambar
Ini Alasan Ahmadinejad Larang Barbie di Iran Internasional / Selasa, 17 Januari 2012 15:42 WIB Presiden masa kini yang patut dijadikan contoh oleh negara muslim lainnya... Metrotvnews.com, Teheran: Polisi moral Iran bertindak sigap membersihkan benih-benih budaya barat yang dikhawatirkan mengikis nilai-nilai Islam. Mereka, Senin (16/1) waktu setempat, menindak penjualan boneka barbie. Menurut salah satu pedagang boneka barbie buatan Amerika Serikat, tindakan itu bertujuan melindungi warga Iran dari budaya barat. "Sekitar tiga minggu lalu mereka (polisi moral) datang ke toko kami, meminta kami melenyapkan semua barbie," kata seorang penjaga toko di sebuah toko mainan di utara Teheran. Boleh jadi, pelarangan ini merupakan aksi balasan Iran kepada AS atas larangan pengembangan tenaga nuklir. Menurut Presiden Republik Iran Mahmoud Ahmadinejad, pelarangan peredaran boneka barbie di dalam negeri bisa dinamai perang secara halus terhadap budaya barat. Iran berjuang memb...

Upaya Perlindungan TKW Melalui Sertifikasi Kompetensi

Alhamdulillah, tugas pertama telah selesai. Tinggal menunggu evaluasi dari bapak-bapak dan ibu-ibu. Hmm, berharap semoga aku mampu memberikan yang lebih baik lagi. Mungkin memang otak ini terlalu lama tidak diisi dengan ilmu dunia, yang menyebabkan sedikit kelabakan. Tapi ternyata, janji Allah itu pasti karena setiap ada kesulitan disitu pulalah terdapatnya kemudahan. Dengan kerja yang optimal, akhirnya mampu diselesaikan walau dikerjar-kejar target. Tapi asyik juga sepertinya, haha. Makalah pertama kemarin berisi tentang upaya perlindungan para TKW melalui sertifikasi kompetensi kerja. Dari berbagai Undang-Undang terbaru sampai dibawah 2005, banyak sekali yang menyatakan tentang perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Tetapi dalam kenyataannya, semua hanyalah teori belaka. Melihat kenyataan sekarang, sudah terlalu banyak TKW yang disiksa, dibunuh, difitnah, dan lain sebagainya. Mereka sudah menjerit sekuat tenaga, namun pemerintah tidak mendengarnya. Apa mungkin mereka t...

Surat dari Pejuang HAMAS di GAZA untuk INDONESIA

Gambar
Yang kami tahu hanyalah.... Belum setetes pun darah.... Yang kami persembahkan untukmu... :-( Untuk saudaraku di Indonesia, Mengapa saya memilih mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia ? Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki adalah karena negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di atas bumi ini, bukandemikian saudaraku? Saat saya menunaikan ibadah silam, ketika pulangdari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis dakwah dari jama'ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama'ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini. Wah, sungguh jumlah angka yang sangat fantastis dan membuat saya berdecak kagum. Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku, jika jumlah jama'ah haji asal Gaza sejak tahun 1987 sampai sekarang digabung, itu belum bisa menyamai jumlah jama'ah haji dari negara kalian dalam satu musim haji saja. Pad...

Bandingkan!!!!

Gambar
BESANAN PRESIDEN IRAN AHMADINEJAD 32 JUTA RUPIAH, SEDANGKAN PRESIDEN INDONESIA SBY 12-40 M Antara presiden idola dan presiden kenyataan... Semoga Allah memberikan pencerahan ... IRAN, PedomanNEWS.com  - Alireza Ahmadinejad, putera kedua Mahmoud Ahmadinejad, presiden Iran yang sedang berkuasa kedua kalinya, berlangsung sangat sederhana pada pertengahan tahun 2011. Resepsi pernikahannya diperkirakan hanya menghabiskan 3,5 juta tomans atau sekitar US$3.500 (sekitar Rp.32 juta). Bandingkan dengan rencana pernikahan Ibas-Aliya putera-puteri Presiden Jenderal (purn) Susilo Bambang Yudhoyono dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang bernilai antara Rp.12 miliar - Rp.40 miliar. Seorang blogger Iran Javad Matin, pendukung presiden Mahmoud Ahmadinejad menulis di blognya tentang prosesi pernikahan putera kedua presiden Iran tersebut.  " Pada Kamis malam pukul 9 saya pergi ke klub budaya kantor kepresidenan.  Di luar klub, semuanya sangat normal yang saya pikir saya mung...