Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Rintihan Hati yang Terluka

Gambar
Ini tentang sebuah rasa. Rasa yang tak pernah direncanakan. Rasa yang tak pernah diinginkan. Rasa yang tak pernah diusulkan untuk hadir. Rasa yang tak pernah dibiarkan untuk tumbuh hingga menyakiti. Rasa yang sungguh sebenarnya aku tak ingin merasakannya hingga saatnya tiba. Rasa yang, ah pasti selalu membuatku mengeluarkan air mata.
Rasa apakah itu kawan? Sebuah rasa yang harus dijaga kesuciannya untuk seseorang yang berhak. Tapi, aku merasa hatiku telah terintimidasi. Telah kotor. Tak tahu diri. Ah, ya Allah. Aku merasa sangat bersalah kepada seseorang yang akan menjadi imamku nanti.
Izinkanlah saat ini aku berbicara dengan seseorang yang insya Allah akan menjadi pemimpinku kelak,
“Cinta, maafkan aku. Sungguh aku tak pandai menjaga hati hingga pertemuan kita. Sungguh aku terlena dengan cinta dunia sebelum Allah menyatukan cinta. Maafkan aku, cinta. Sungguh sebenarnya aku tak ingin semua ini terjadi. Tapi entahlah, semua ini terjadi begitu saja. Aku tahu, dengan keadaanku seperti ini, …